Review ‘Dangerous Lies’: Ketika Warisan Misterius Menjadi Kebohongan yang Berbahaya

Dangerous Lies

DANGEROUS LIES

Kalau ada prank yang paling berbahaya, mungkin kisah Katie dalam film ini menjadi salah satunya. Dangerous Lies membuktikan bahwa sebuah kejutan yang menyenangkan bisa mendatangkan malapetaka.

Jadi, Netflix baru saja merilis film originalnya yang berjudul Dangerous Lies. Dibintangi oleh Camila Mendes yang sebenarnya jadi kesayangan pelanggan di platform ini gara-gara ngetopnya serial Riverdale yang juga ditayangkan di platform tersebut.

Sebagai penonton setia Riverdale, sebenarnya agak sulit memisahkan karakter Veronica Lodge dengan Katie (tanpa nama belakang). Wajah Camila Mendes terbilang sudah begitu lekat dengan karakter di serial tersebut.

Untungnya kesulitan ini terjadi hanya di 10 menit pertama saja. Hal ini bukan dikarenakan akting dari Camila, melainkan neon lighting yang muncul di adegan pembukaan mirip dengan nuansa Riverdale season 2 ke atas. Begitu juga setting restoran di mana Katie bekerja, hampir mirip dengan Pop’s Chock’lit Shoppe yang jadi favorit Veronica dkk.

Dalam film Dangerous Lies, Katie awalnya bekerja di restoran tersebut, tapi tiba-tiba saja sebuah insiden terjadi yang membuatnya berhenti bekerja di sana. Sialnya, sebagai mahasiswa yang keuangannya pas-pasan dia dihadapi dengan berbagai tagihan.

Sementara sang pacar yang akhirnya jadi suami, Adam (Jessie T. Usher) nggak bisa bantu-bantu banget soal keuangan bersama. Justru ketika Katie mulai bekerja jadi pengasuh (perawat tepatnya) seorang kakek tua yang tinggal sendirian di sebuah rumah yang besar, keuangan mereka berdua bukan makin membaik.

Meskipun Katie baru bekerja di rumah kakek tersebut, Leonard (Elliot Gould), ternyata hubungan keduanya sangat akrab. Bahkan Leonard mengaku terang-terangan tidak bisa hidup tanpa Katie. Ya iyalah, kalau punya pengasuh secantik dia, siapa yang sanggup pisah lama-lama?

dangerous lies
Leonard, kakek tajir yang tinggal sendirian di rumah besar tempat Katie bekerja (foto: Netflix)

Saking tajirnya si kakek, Katie yang sempat curhat kondisi keuangannya, tiba-tiba saja dikasih cek gaji yang jumlahnya lebih dari biasa. Sebenarnya dia sempat menolak, tapi karena terdesak kebutuhan, mau nggak mau yang dicairkan juga di bank.

Nah, ternyata pencairan cek tersebut menjadi salah satu masalah besar yang bakal menimpanya. Jadi, nggak lama setelah pencairan cek itu, tiba-tiba Leonard meninggal di gudang atap rumah.

Sang suami yang kebetulan diajak bekerja di rumah tersebut, pas memeriksa kondisi Leonard, berusaha kepo memeriksa sebuah kotak besar yang ada di dekat situ. Siapa sangka, ternyata di dalam kotak itu ada uang recehan yang jika ditotal mencapai US$100 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar.

Dangerous lies review
Hubungan Katie dan Adam diuji dengan harta melimpah (foto: Netflix)

Adam tergiur ingin memiliki uang tersebut. Menurutnya, tidak ada satu orang yang tahu uang tersebut, mengingat Leonard mengaku tidak punya siapa-siapa.

Tak lama setelah kematian Leonard, tiba-tiba datang seorang notaris cantik bernama Julia (Jamie Chung) yang mengabarkan kalau Katie jadi pewaris seluruh kekayaan Leonard. Meskipun ini terkesan menggembirakan, justru setelahnya mendatangkan banyak masalah.

Ibaratnya, Katie benar-benar seperti kena prank. Kebahagiannya menikmati kekayaan Leonard bagaikan fatamorgana, karena berbuntut hal yang tidak menyenangkan.

Detective Chesler (Sasha Alexander) yang kebetulan menangani kasus kematian Leonard tidak percaya begitu saja sama prihal warisan tersebut. Menurut naluri kedetektifannya, tidak semudah itu Leonard memberikan warisan kepada perawat yang baru bekerja selama 4 bulan.

Begitu juga Ray Gaskin (Sean Owen Roberts), agensi yang mempekerjakan Katie ke rumah itu tidak percaya bahwa Leonard tiba-tiba mewariskan hartanya begitu saja. Dia justru malah curiga jika Katie memanfaatkan Leonard yang tinggal sendirian.

Entah kebetulan atau tidak, sebelum Leonard meninggal, Katie sempat didatangi oleh Mickey Hayden (Cam Gigantet) seorang agen properti misterius yang tertarik membeli rumah tersebut. Menurutnya, ada klien yang tertarik membelinya dengan harga tinggi.

Masalah semakin menjadi-jadi, ketika diketahui bahwa Leonard bukan meninggal secara wajar. Dengan begitu, pertanyaan demi pertanyaan membayangi saya di titik ini: apakah Katie sengaja membunuh Leonard demi warisan? Apakah ini merupakan akal-akalan Adam yang terobsesi memiliki uang banyak?

Nggak Bagus-bagus Banget, Tapi Bikin Penasaran

Intinya, meskipun plot berjalan lambat, rasa penasaran film ini bisa tergiring dengan baik. Saya hampir nggak bosan menantikan kejutan demi kejutan yang mendatangi rumah Leonard tersebut.

Meskipun tidak mencekam-mencekam banget, film ini terbilang memiliki ketegangan yang serius. Terutama setelah setengah durasi, ada beberapa adegan yang bikin saya terkaget-kaget.

Bisa dibilang, hampir semua karakter di film Dangerous Lies benar-benar misterius dan mencurigakan, termasuk Katie sendiri, sang tokoh utama. Jadi, kita akan dipaksa menebak-nebak, siapa yang sebenarnya jahat di film ini.

Memang dari sisi penggarapan, film yang disutradarai Michael M. Scott ini terbilang standar TV Movie alias film untuk diputar di TV. Begitupun konflik yang dihadirkan yang sebenarnya nggak terlalu istimewa.

Baca juga: Aksi Menegangkan Camila Mendes di ‘Dangerous Lies’ yang Siap Tayang di Netflix

Penampilan Camila Mendes juga nggak bagus-bagus banget. Meskipun dia berhasil melepaskan image-nya sebagai the sophisticated one Veronica Lodge berkat tampilannya yang pucat dan sederhana, untuk akting terbilang biasa.

Ya, intinya untuk film sekelas TV movie memang Dangerous Lies nggak jelek-jelek banget. Untungnya ini bisa disaksikan secara streaming.

Jika di bioskop, mungkin agak kesulitan menyeret orang buat rela datang menontonnya, karena dari kemasan trailer-nya kurang menarik. Sekalipun ada, mungkin karena tergoda dengan pesona Camila Mendes yang sohor di Riverdale, seperti saya.

  • Plot
  • Cast
  • Visual
  • Music Score
3

Summary

film yang disutradarai Michael M. Scott ini terbilang standar TV Movie alias film untuk diputar di TV. Begitupun konflik yang dihadirkan yang sebenarnya nggak terlalu istimewa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *