Review ‘Dark’ Season 3: Penutup yang Membingungkan Sekaligus Memuaskan

Dark Season 3

Lagi, lagi, dan lagi, Dark season 3 nggak cuma menghadirkan plot yang membingungkan tetapi juga sekaligus membuat penontonnya seakan kehilangan arah. Pada akhirnya, apa yang diungkap dari kebingungan ini menghasilkan sebuah kepuasan meskipun tetap menyisakan pertanyaan.

Sejak dilansir Sabtu (27/6/2020) di Netflix, Dark langsung jadi tontonan yang mewajibkan saya untuk binge watching hingga tuntas. Cuma ada 8 episode, tentu bukan durasi yang sulit untuk saya habiskan dalam satu hari.

Jika kamu belum pernah nonton Dark sama sekali, sedikit petunjuk dari saya nih. Serial ini merupakan produksi Jerman yang menceritakan tentang misteri yang terjadi di Kota Widen.

Misteri tersebut menyangkut hilangnya seorang anak yang terhubung dengan perjalanan waktu yang menyeramkan dalam tiga generasi. Serial ini dalam bahasa kerennya mengeksplorasi implikasi eksistensial waktu dan pengaruhnya terhadap manusia.

Terasa berat? Memang. Menurut saya “cobaan” terberat menonton serial ini dimulai pada episode 1 hingga 3 di season perdananya. Setelah itu, Dark semacam menjadi candu yang harus disaksikan seluruh episodenya.

Dark season 3 netflix
Foto: Netflix

Harus diakui, plot yang ditawarkan serial ini terbilang lambat dan nggak sedikit cerita yang ditawarkan membuat kepala ini berpikir keras buat mencerna adegan tiap adegan yang dipecah dalam tiga waktu, yakni tahun 2019, 1986, dan 1953. Belum lagi, ada tambahan waktu di dekade lain yang akan terus membuat isi kepala terkuras.

Dengan plot yang terbilang “menyesatkan” tersebut, tidak salah jika ada yang menjuluki serial ini sebagai versi berat dari Stranger Things yang sama-sama bergenre sci-fi dengan melibatkan kisah konspirasi. Hanya saja, kadar mencekamnya jauh lebih tinggi dan sinematografinya jauh lebih baik.

Nah, jika kamu memang benar-benar belum menuntaskan satu episode pun dari serial ini, sebaiknya langsung skip saja review ini karena akan ada sedikit spoiler. Tapi jika merasa fine-fine saja sama sedikit tetesan plot yang akan ditulis di sini, lanjutkan sampai tuntas yuk!

Menyatukan Puzzle

Dark season 3 dimulai dengan kisah tiga karakter, dari usia yang berbeda dan belum pernah ditampilkan sebelumnya. Di episode pertamanya, serial ini mengeksplorasi bagaimana dunia alternatif yang dihadirkan berbeda.

Kota Winden digambarkan sama, tapi di kota ini Jonas tidak pernah dilahirkan. Sementara pada season sebelumnya, Martha membawa Jonas ke dunianya di waktu yang berbeda dan meninggalkan di sana.

Semua terasa sama, begitu identik tapi sedikit berubah. Di sinilah dunia Martha, di mana lainnya adalah dunia Jonas. Kedua dunia ini terhubung dan berpotongan menjadi simpul di seluruh seri yang digambarkan dengan simbol infinity.

Dark Season 3 Martha
Foto: Netflix

Baca juga: Serial yang Dilanjutkan dan Diakhiri Netflix, HBO, Prime Video Tahun Ini

Semua kisah diulang untuk menunjukkan bagaimana semua terhubung ke dalam lubang waktu yang tak berujung. Di tengah perjalanan season terbaru ini, saya dibuat kebingungan, di mana dua season sebelumnya digabungkan menjadi satu.

Pada akhirnya semua kebingungan itu terjawab bagaikan potongan puzzle yang menyatu. Namun, saya pribadi masih menyimpan banyak kebingungan. Ada semacam banyak pertanyaan yang tidak terjawab.

Menyisakan Pertanyaan

Harus diakui, Dark season 3 seperti memaksa otak ini untuk memecahkan berbagai teka-teki. Namun, seberat-beratnya plot yang dihadirkan, inilah kekuatan nyata dari serial ini.

Setelah menontonnya hingga tuntas, pertanyaan terbesar yang tersisa adalah apakah kita masing-masing memiliki kehendak hidup atau semuanya sudah ditentukan sebelumnya. Apakah takdir itu ada? Apakah itu bisa diubah?

Well, tampaknya saya sendiri mulai kehilangan arah dan kebingungan mau menulis apa. Yang pasti, Dark memang merupakan salah satu serial yang paling bermutu di Netflix baik dari sisi sinematografi dan plot yang penuh dengan filosofi tentang eksistensi manusia.

Entahlah, meskipun merasa dibawa kebingungan sekaligus mencapai kepuasan, saya masih berpikir-pikir lagi untuk menontonnya lagi di kemudian hari. Saya butuh waktu memulihkan diri dari pertanyaan-pertanyaan yang tak terjawab itu untuk kemudian memberanikan diri menontonnya kembali.

  • Cast
  • Plot
  • Cinematography
  • Music Score
4

Summary

Yang pasti, Dark memang merupakan salah satu serial yang paling bermutu di Netflix baik dari sisi sinematografi dan plot yang penuh dengan filosofi tentang eksistensi manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *