Ikutan Menjarah di Mal, YouTuber Kondang Jake Paul Ditangkap Polisi

Jake Paul

Jake Paul (foto: Deadline)

Akibat intimidasi dan kekerasan polisi terhadap penangkapan George Flyod yang berujung kematian, kerusuhan terjadi hampir di beberapa negara bagian Amerika Serikat. Ketika kerusuhan menjadi penjarahan, Jake Paul harus berurusan dengan kepolisian setempat.

Ya, YouTuber sekaligus influencer papan atas ini dikabarkan ditangkap oleh kepolisian di Scottsdale, Arizona. Alasannya, dia kedapatan bersama sekelompok orang yang menjarah di mal kota tersebut.

“Dalam penyelidikan lanjutan kami, dikonfirmasikan bahwa Jake Paul berada di kerumunan tersebut dan tetap berada di dalam mal,” demikian ungkap Departemen Kepolisian Scottsdale lewat Twitternya, Kamis (5/6/2020).

Meskipun dakwaannya terbilang hukuman ringan, Paul tidak menerima penangkapan dirinya. Lewat akun Twitternya dia membalas,” Tuntut saja saya dan kita fokus kembali pada George Floyd dan Black Lives Matter.”

Pada hari Minggu, Paul memang kedapatan memposting video dengan caption “America is in ruins” di Instagram Story-nya yang menunjukkan dia sedang memprotes di luar mal Fashion Square dan polisi melemparkan gas air mata ke arahnya.

Selanjutnya, dia memposting foto wajahnya sambil mengatakan, “I’m tear gassed my eyes bleeding.” Video lainnya diposting di Twiter dari tempat kejadian, di mana dia sedang menonton orang lain merusak restoran P.F Chang’s.

Baca juga: Cara Melaporkan Konten Unfaedah ala Ferdian Paleka di YouTube

Meskipun dituduh terlibat dalam aksi kerusuhan, Paul membela diri lewat akun Twitternya dengan mengatakan bahwa dia dan kelompoknya hanya mendokumentasikan adegan pengrusakan itu dan mereka tidak ikut dalam aksi penjarahan atau pengrusakan tersebut.

“Pada konteksnya, kami mengisi hari itu dengan melakukan protes secara damai, mengenai salah satu ketidakadilan paling mengerikan yang pernah dialami negara kami, yang menyebabkan kami diliputi air mata karena merekam peristiwa dan kebrutalan yang terjadi di Arizona,” tulis Paul dalam postingannya.

Selain itu, Paul mengakui bahwa dirinya disemprot gas dan dipaksa untuk terus berjalan kaki.

“Kami memfilmkan itu sama yang kami lihat sebagai upaya untuk berbagi pengalaman dan membawa lebih banyak perhatian pada kemarahan yang dirasakan di setiap lingkungan yang kamu lewati. Kami benar-benar mendokumentasikan, tidak menarik,” pungkasnya.

Sekedar informasi, Jake Paul merupakan adik dari YouTuber kontroversial Logan Paul. Saat ini dia memiliki 20 juta subscriber di YouTube dan lebih dari 13,2 juta follower di Instagram, serta 3,8 juta follower di Twitter.

Nah, dari apa yang terjadi di atas, kamu lebih memihak ke pihak kepolisian atau Jake Paul?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *